Pomade Gandiwa: Karya Anak Muda yang Menolak di-Nina Bobokan

Oleh azkamaula,

"Kami enggak mau merusak rambut di kepala anak-anak muda dengan terlalu banyak bahan kimia. Ini karya anak daerah yang menolak di-Nina Bobokan," kata Adji Setia Adi.

Pomade Gandiwa karya Adji dkk. (Foto: Cahyo)

Pomade Gandiwa karya Adji dkk. (Foto: Cahyo)

BERITA JOGJA – Masalah rambut itu fundamental dan krusial. Buat para cowok, punya rambut sehat lalu mudah diatur sekehendak hati itu bukan lagi hal feminin. Jadi tidak heran jika mereka yang memilih berambut rapi, klimis, atau gondrong bercahaya kerap membawa pomade ke mana-mana.

Musim pomade sejak beberapa tahun terakhir membuta produk luar negeri membanjiri Indonesia. Jogja juga mulai banyak kemasukkan pomade luar. Rata-rata mengklaim sebagai yang terbaik dan telah terbukti kerekatannya di rambut masing-masing. Sebagian dari anak muda Jogja menolak percaya.

“Itu namanya operasi wacana kuasa. Tujuannya banyak, salah satunya mau bilang kalau produk mereka lebih baik dari buatan anak muda dalam negeri. Kami menolak di-Nina Bobokan dengan wacana itu. Anak muda Jogja jauh lebih kaya kreativitas dan keren,” kata Adji Setia Adi.

Tim Barbados sedang menata rambut anak muda sebelum di-Gandiwa (Foto: Cahyo)

Tim Barbados sedang menata rambut anak muda sebelum di-Gandiwa (Foto: Cahyo)

Adji tak hanya berkata-kata. Ia dan rekan-rekannya membuat inovasi pomade baru bernama Gandiwa. Gandiwa, tegas Adji, adalah pomade pertama yang berkandungan 90 persen bahan alami untuk nutrisi rambut sementara 10 persennya bahan kimia.

“Kami riset dulu. Sekali hasilnya jelek, kami buang karena tidak layak pakai. Akhirnya setelah beberapa kali riset kami temukan dengan komposisi yang pas banget. Tujuannya untuk menyehatkan kulit kepala,” sambungnya.

Tim Gandiwa sengaja mengomposisikan lebih banyak bahan alami nutrisi rambut ketimbang bahan kimia. Hasilnya juga luar biasa, di mana pomade yang dibaginya menjadi tiga kategori: Light, medium, dan clay tidak lengket di tangan, kuat, dan mudah dicuci dengan air. “Enggak usah keramas juga sudah hilang. Kami enggak mau merusak rambut di kepala anak-anak muda dengan terlalu banyak bahan kimia. Ini karya anak daerah yang menolak di-Nina Bobokan,” katanya.

Soal harga sangat terjangkau. Adji menjanjikan karyanya ini cocok digunakan semua kalangan dan gender. Pomade Gandiwa sendiri bisa didapatkan di barber Barbados dan dipesan secara online di laman online mereka.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar

Site Info Site Info