Komunitas Kumpul Kerbau: Mempersetankan Latar Belakang

Oleh azkamaula,

Komunitas Kumpul Kerbau Jogja jadi ruang asyik beradu kreativitas anak muda.

BERITA JOGJA – Istilah ‘Kumpul Kerbau’ di Indonesia merujuk pada aktivitas negatif. Laki-laki dan perempuan tinggal satu rumah tanpa ikatan darah dan pasti dianggap melakukan perbuatan tercela. Membesar di Orde Baru (Orba) yang punya cara mengerikan mengoperasikan etika pada masyarakat, istilah itu sampai sekarang masih terdengar sumbang.

Tapi di tangan anak-anak muda Jogja, segala macam istilah sumbang itu mampu dibikin indah. Aab, personel band Riverstone contohnya, memakai istilah “Kumpul Kerbau” menamai komunitas kolektif yang ia gagas bersama sejumlah rekannya. Tak ada perubahan definisi. Tetap jadi rumah berkumpulnya orang-orang yang berbeda latar belakang dan tidak ada ikatan apapun. Di dalamnya ada riang panjang anak-anak muda yang sedang beradu kreativitas.

“Kami sengaja memakai istilah itu untuk menamai komunitas kolektif ini. Di Kumpul Kerbau, kami main musik dengan panggung yang enggak ada batasnya. Ditonton sama mereka pecinta musik atau bahkan si musisi itu sendiri. Kami enggak mau pusing mikirin band ini alirannya apa, anaknya gimana, persetan lah. Asal bisa kreatif bareng-bareng, guyub juga demi kota kita tercinta,” kisah Aab.

Keseruan anak-anak Komunitas Kumpul Kerbau (Foto: @kumpulkerbau)

Keseruan anak-anak Komunitas Kumpul Kerbau (Foto: @kumpulkerbau)

Seperti yang mereka lakukan di gelaran Kumpul Kerbau Minggu (12/3) kemarin di Skate Park Kasongan, Bantul. Musisi muda Jogja guyub bersenang-senang menikmati musik yang dimainkan para band. Ada Riverstone, The Ring, Marsmolys, Hell Driver, Martyldoom, dan Kavaleri yang main. Sejumlah musisi dari berbagai genre pun turut hadir. Keseruan itu membesar lantaran Kumpul Kerbau sukses besar menyatukan aktivitas anak muda lainnya: Skate dalam satu ruang yang sama.

“Di Kumpul Kerbau enggak cuma bisa menikmati musik saja. Tapi kami juga mengajak elemen lain yang dekat dengan musik. Kemarin anak-anak Skate pada seru. Main skate sambil dengerin anak-anak perform. Guyub lah pokoknya,” sambung Lele, personel The Ring yang kemarin mengisi acara.

Kumpul Kerbau didirikan Aab bersama rekan-rekan musisi dan pegiat aktivitas anak muda lainnya sejak satu tahun terakhir. Demi menyatukan banyak komunitas kolektif, katanya, tujuan awal Komunitas Kerbau berdiri. Selain itu juga memberi ruang pada teman-teman musisi dan profesi populer lainnya menggema.Beberapa gigs dan pertunjukkan sudah mereka gelar selama satu tahun terakhir. Peduli setan dapat sponsor atau tidak karena niat mereka tulus menyatukan berbagai skena-tidak hanya musik-Yogyakarta di satu rumah yang tak memandang kebebalan sosial dan lain sebagainya.

“Pas bikin acara kontak teman-teman semua. Ada yang punya alat, sound, dan lain-lain pokoknya angkut. Mau kami nombok atau apapun enggak masalah. Yang penting senang aja guyub bareng-bareng teman-teman lainnya,” tegasnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar

Site Info Site Info