Q & A Olski: Mengapa Harus Mendengarkan Musik Mereka

Oleh azkamaula,

wawancara singkat dengan para personel Olski tentang konsep band dan alasan kenapa harus mendengarkan musik mereka di tengah banyaknya band dengan usungan serupa: pop manis.

BERITA JOGJA – Band pop manis dengan lagu ringan dan nyaman didengar kembali bermunculan di Jogja. Salah satunya Olski. Dicki Mahardika (gitar, vokal), Dea (vokal), Sobeh (Glockspeel, pianika), dan Atika (Perkusi) sejak satu tahun terakhir banyak menguasai panggung kampus dan pensi di Jogja. Sempat melempar single menahun lalu, mereka saat ini sedang mempersiapkan single anyar yang tampaknya bakal jadi bagian album perdana.

Berikut wawancara singkat dengan para personel Olski tentang konsep band dan alasan kenapa harus mendengarkan musik mereka di tengah banyaknya band dengan usungan serupa: pop manis.

Olski Band (Dokumen Olski)

Olski Band (Dokumen Olski)

Olski itu band yang seperti apa sih?

Dea: Lucu, easy listening, khas.

Atika: Band pop lucu yang bisa didengarkan sambil senyum-senyum

Sobeh: Band dengan konsep akustik yang bergenre pop, Olski menggambarkan sebuah diary seorang gadis yang sedang menceritakan kisah kehidupan percintaannya dan Olski mempresentasikannya lewat lirik lagu Olski

Dicki: Olski itu seperti teriakan anak yang mendapatkan hadiah ulang tahun. Pada intinya Olski adalah sebuah band yang membawa kebahagiaan.

Olski sudah sering ganti personel. Apa pergantian itu berpengaruh pada musik dan pendewasaan masing-masing personel?

Olski sudah berganti personil beberapa kali. Pergantian vokalis 3 kali dan 1 kali berganti pemain perkusi. Berganti-ganti personil sebenarnya bukan hal yang kami harapkan, tetapi dengan adanya pergantian personil tersebutmembuat kami lebih mengenal satu sama lain dan lebih solid dengan formasi yang terakhir.

Dalam segi musik kami pun juga mengalami perubahan, karena setiap vokalis memiliki karakter dan referensi yang berbeda. Formasi terakhir ini bagi kami adalah formasi paling asyik

Olski sering membawakan lagu-lagu sendiri tiap manggung. Responnya selalu bagus dan dengar-dengar mau lempar album. Di tengah kondisi serba digital sekarang, pentingnya album memang seperti apa sih?

Dea: Di tengah musim digital dan berbayar, album bagi saya adalah sebuah hasil karya musisi untuk penikmat musik yang disampaikan melalui alunan lagu-lagu. Digital atau fisik bagi saya tergantung minat pendengar.

Atika: Hasil karya band untuk memuaskan pendengar dan juga anggota band. Untuk bentuk apresiasinya tergantung pilihan pendengar, lebih suka digital atau fisik.

Kalau memang nantinya bikin album, alasan apa yang bikin pendengar harus mendengarkan karya kalian dan kekuatan Olski sebagai band itu seperti apa?

Sobeh: yang jelas musik Olski menghadirkan sesuatu yang baru dengan musik yang mudah diterima dan nyaman di telinga pendengar. Selain itu albumnya juga bakal beda antara yang dibawakan live.

Dea: Lirik lagu Olski itu lucu dan menggunakan bahasa sehari-hari sehingga mudah diingat oleh pendengar Olski. Kami juga menggunakan beberapa instrumen khas seperti glockenspiel, pianika, kazoo. Sound-nya bakal lebih kayal

Atika: Kebanyakan materi Olski dekat dengan kehidupan anak muda masa kini, jadi akan mudah diterima dengan baik. Kami punya ciri khas yang berbeda.

Dicki: Kami berusaha untuk selalu membawakan karya-karya Olski dengan ceria dan bahagia dan kami berharap keceriaan dan kebahagiaan itu akan sampai pada orang yang mendengar.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar

Site Info Site Info