Album Baru Killed On Juarez Curi Perhatian

Pukulan drum padat dan cepat, tebaran riff dengan melodi gitar liar, dan screaming throat khas Ayu terhampar di tiap track.

BERITA JOGJA – Band Hardcore Jogja, Killed On Juarez kembali mencuri perhatian pendengar musik cadas. Usai dentuman musik mereka memukau sejumlah panggung di Indonesia, kini Fransisca Ayu (vokal), Ferry Fajar Kurniawan (drum) dan tiga gitaris: Sopoyono (gitar 4 senar), Setiawan Putra, Dhimas Satriatmoko (gitar 6 senar) mencuri telinga pendengar lewat album baru bertajuk “Gemini”.

Fransiska Ayu (Foto: Samstrong)

Fransiska Ayu (Foto: Samstrong)

10 Track dalam album ini: The Beginning, Learn The Pain, Generator, Commitment to Universe, Mindego, Novel of Hypocisy, Play Rough, Sinkin Nation, Warcore, dan Everything Has Their Own memperdengarkan komposisi hardcore berat yang bakal mengorgasme telinga. Pukulan drum padat dan cepat, tebaran riff dengan melodi gitar liar, dan screaming throat khas Ayu terhampar di tiap track dan pas jadi toa melengkingkan kesengsaraan hidup.

Album ini akan dirilis oleh dua label sekaligus dengan dua format berbeda. Samstrong Records akan merilis dalam bentuk CD, sedangkan format kaset akan dirilis oleh Jesuiscidal Records.  Samstrong Records selaku label yang menaungi merasa optimis dengan Album baru mereka ini. Sebelumnya, tahun 2008 mereka merilis EP It Never Ends. Terhitung sejak 8 Januari 2017 kemarin, album kedua ini sudah bisa didapatkan di toko-toko musik.

Nama Killed on Juarez sendiri diilhami dari tragedi Ciudad Juarez di Meksiko di awal 90-an. Saat itu Juarez adalah tempat terjadinya Femicide dimana lebih dari 370 wanita dibunuh dengan cara brutal dan amoral. Bahkan 1/3 dari mereka telah diserang secara seksual dan diperkosa sebelum dihabisi nyawanya. Kengerian ini yang mengilhami terbentuknya musik Killed on Juarez 2006 lalu di Jogja.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar

Site Info Site Info