10 Berita Jogja Paling Hits Sepanjang 2016

Oleh Jatu Raya,

Dari ribuan peristiwa di Jogja sepanjang 2016, 10 di antaranya menimbulkan keterkejutan yang luar biasa.

BERITA JOGJA – Banyak peristiwa mengejutkan di Jogja sepanjang 2016 kemarin. Dari ribuan peristiwa di Jogja sepanjang 2016, 10 di antaranya menimbulkan keterkejutan yang luar biasa.

Heboh Orang Hilang

Infografik Laporan Orang Hilang di Jogja (Desain Azka;Data Kresna)

Infografik Laporan Orang Hilang di Jogja (Desain Azka)

Sejak akhir 2015 sampai awal tahun 2016, Jogja heboh orang hilang. Dugaan pun bermunculan hingga menyentuh organisasi Gafatar sebagai aktor penculikkan. Netizen pun ramai-ramai menganalisis tentang Gafatar dan membandingkannya dengan ajaran agama atau Pancasila (Baca: Infografik Heboh Orang Hilang di Jogja).

Miras Oplosan

Ilustrasi Jenazah (Istimewa)

Ilustrasi Jenazah (Istimewa)

Heboh miras oplosan terjadi sekitar Februari 2016 kemarin. Halaman depan surat kabar dan media nasional mengulas peristiwa ini habis-habisan. Korban miras oplosan pun tersebar di banyak Kabupaten dan Kota Jogja. Polisi pun langsung melakukan pembersihan miras oplosan besar-besaran setelah banyak korban tewas.

Pembunuhan di UGM

Pelaku pembunuhan FE ditangkap (Foto: Istimewa)

Pelaku pembunuhan FE ditangkap (Foto: Istimewa)

Akhir April 2016 netizen dikejutkan dengan kabar pembunuhan mahasiswi berinisial FK di kampus FMIPA UGM. Kapolres Sleman, Ajun Kombes Yulianto membeberkan motif pembunuhan adalah perampokkan. Pembunuhan terjadi Kamis (28/4) pagi. Pelaku (EAN) yang melihat korban di kampus mengikutinya ke toilet lalu mencekik korban dan mengambil barang-barangnya. Polisi pun langsung menangkap korban satu pekan setekah kejadian di kediamannya.

Pembubaran Paksa Nonbar AJI Jogja

Suasana pembubaran nonton film di AJI Jogja (Foto: Istimewa)

Suasana pembubaran nonton film di AJI Jogja (Foto: Istimewa)

Peringatan World Press Freedom Day yang diperingati dengan nonton bareng film dokumenter “Pulau Buru Tanah Air Beta” di Kantor Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jogja 3 Mei 2016 lalu dibubarkan paksa oleh aparat kepolisian. Pembubaran paksa ini dilakukan lantaran warga-menurut polisi-keberatan dengan alasan tersebut. Video pembubaran paksa pun muncul di Facebook dan viral. Sikap oknum polisi yang membubarkan pemutaran film itu banyak mendapat kecaman.

Kecelakaan Tugu Jogja

Kecelakaan di Tugu Jogja 29 Mei 2016 menghebohkan warga. Tabrakkan Toyoya Avanza dengan Honda Beat yang terjadi di lampu merah Tugu Jogja itu menewaskan sepasang suami istri dan pedagang koran luka-luka. Netizen tak ketinggalan merespon persitiwa itu dengan mengunggah latar belakang pengemudi mobil. Setelah kecelakaan, warga berinisiatif menabur bunga di pembatas jalan dan meletakkan batok kelapa selama 40 hari.

Pengepungan Asrama Papua

Ratusan polisi mengepung Asrama mahasiswa Papua di Jalan Kusumanegara 15 Juli 2016 lalu. Ad juga ormas yang ikut melakukan pengepungan. Semua akses keluar ditutup polisi dan ormas. Penutupan ini dilakukan berdalih keresahan warga bahwa ada kelompok yang mendukung kemerdekaan Papua. Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Papua, Aris Yeimo sendiri tidak menahu tentang pengepungan itu.

Pengepungan ini dilanjutkan dengan penangkapan sejumlah mahasiswa saat hendak masuk ke asrama. Lagi-lagi aksi penangkapan ini tertangkap kamera dan diunggah ke media sosial. Lewat foto dan video yang diuggah ke media sosial, aksi mendapat banyak kecaman lantaran kepolisian dianggap tidak manusiawi dalam mengangkap mahasiswa Papua.

Kritik ArtJog

Bursa seni rupa terbesar di Indonesia, ArtJog 27 Mei-27 Juni 2016 lalu banyak dapat kecaman. Polemik memviral ketika Anti-Tank mengkritik melalui laman media sosialnya soal pemilihan sponsor Freeport. Kritik ini kemudian ditimpali sejumlah seniman dan makin membuat situasi panas lantaran banyak seniman yang memamerkan kerya tidak tahu menahu tentang sponsor ini. Pihak Art Jog pun langsung memberi klarifikasi dan meminta maaf peristiwa ini.

Momo Captain Jack

Momo (Dokumen: Dedent Vilaba)

Momo (Dokumen: Dedent Vilaba)

Keluarnya Momo dari Captain Jack Juni 2016 lalu membuat heboh jagad Rock tanah air. Banyak yang beranggapan keluarnya Momo sekaligus menjadi akhir band yang terkenal punya massa loyal ini. Namun bubarnya CJ langsung dibantah dua personel yang masih tersisa: Babon dan Novan. Sebabnya, Momo ingin keluar dari zona nyaman (Baca: Q & A: Momo, Alasan Keluar dari Captain Jack). Meski keluar Momo tak berhenti berkarya. Saat ini dia sedang sibuk menyiapkan peluncuran album perdana Momo dan Parabiru.

Ari Hamzah Mengundurkan Diri

Ari Soekamti (Foto: Endank Soekamti Official)

Ari Soekamti (Foto: Endank Soekamti Official)

Drummer Endank Soekamti, Ari Hamzah, mendadak mengundurkan diri dari band yang dibelanya sejak 2001. Keputusan Ari diumumkannya melalui akun pribadinya di media privat, Path, dan media sosial seperti Twitter dan Instagram. Keputusan ini tidak hanya mengejutkan fans band yang telah jadi aset Jogja ini saja. Tidak jelas apa yang membuat drummer plontos ini mengundurkan diri dari band.

Fans pun banyak yang tak rela dengan keputusan Ari. Mereka beramai-ramai meminta Ari supaya kembali ke Endank Soekamti lewat media sosial bahkan sampai ada yang membawa poster ke jalan. Erix dan Dory juga tak mau begitu saja melepas Ari. Mereka masih menunggu “kepulangan” Ari sampai kapanpun. Meski Ari mundur, band Punk tersukses di Indonesia ini masih terus berkarya bersama drummer additional yang diberi nama Super SAS. SAS sendiri adalah singkatan Save Ari Soekamti.

Dosen Gaib

Media Sosial dan media dihebohkan dengan unggahan foto dosen gaib beserta cerita mistis di UAD. Foto dan cerita ini langsung memviral dan membuat banyak mahasiswa kampus ketakutan. Foto sosok misterius tinggi besar yang sedang mengajar itu tampak meyakinkan bersama pesan berantainya. Dalam pesan berantai tertulis bahwa kelas diajar oleh dosen pengganto setelah dosen biasanya tidak bisa mengajar.

Namun di tengah waktu belajar, Koordinator kelas di-SMS oleh dosen bersangkutan bahwa jam kuliah kosong. Namun setelah ditelisik foto dan kisah itu hoax semata. Pihak UAD pun merasa tak perlu merespon kebohongan tersebut.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar

Site Info Site Info