5 Konser Seru di Jogja Sepanjang 2016

Oleh azkamaula,

Dari ratusan konser musisi lokal dan nasional di Jogja, ada lima konser yang cukup asyik.

BERITA JOGJA – Sepanjang 2016 banyak konser musik asyik di Jogja. Dari ratusan konser musisi lokal dan nasional di Jogja, ada lima konser yang cukup memorable.

Grow Concert Stars And Rabbit

Elda Suryani dan Adi Widodo bersikeras menggelar konser tunggal di Gedung Societet Militair Taman Budaya Yogyakarta (TBY) 21 Januari 2016 daripada Jakarta. Konser pengusung eksperimental folk yang namanya kian berkibar di Inggris ini di Jogja ini jadi tanda terima kasih mereka pada Jogja yang telah memberi kedewasaan bermusik. Sekitar 13 lagu mereka bawakan di depan fans dan pecinta musik Jogja. Tata panggung oke dengan sound rapi membuat lagu-lagu mereka membuat rasa terima kasih itu khusyuk.

Yogyakarta Gamelan Festival

Penampilan Victor Hugo dalam YGF (Foto: Cahyo)

Penampilan Victor Hugo dalam YGF (Foto: Cahyo)

Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) dihelat di PKKH UGM, 22-24 Juli 2016. Festival ini diselenggarakan bukan untuk melestarikan gamelan. Gamelan, dalam realita kontemporer, sudah melestari berkat kerja keras Maestro Gamelan Jogja, Sapto Rahardjo. YGF 2016 merupakan peletakkan grand design gamelan selama dua dekade ke depan: Bagaimana menyikapi gamelan saat ini dan ke depan.

Sikap itu sampai lewat dua hari pertunjukan yang mendamaikan hati. YGF 2016 kemarin adalah terapi di tengahnya sebaran kebencian. Ratusan penonton anteng duduk bersila di depan panggung. Mereka berbagi ruang, menghormati, dan merangkul perbedaan visual lewat gerak tubuh masing-masing. Para penampil jujur memainkan gamelan, mengesampingkan otot budaya lalu pasrah menerima identitas lain dalam musik yang dimainkan. YGF mampu mengoneksikan hubungan antarmanusia.

Local Heroes

Eross dan Duta Sheila On7 (Foto: Prasetya Wibawa)

Eross dan Duta Sheila On7 (Foto: Prasetya Wibawa)

Tiga jagoan musik Jogja: Shaggydog, Endank Soekamti, dan Sheila On7 bersatu padu menghibur pecinta musik Jogja di Stadion Kridosono, 27 Agustus 2016. Tajuk “Local Heroes” enggak sembarangan. Tajuk ini pas dengan fakta bahwa tiga band itu adalah pahlawan musik Jogja sejak invasi di awal 2000-an hingga kini.

Shaggydog memanaskan suasana dengan lagu-lagu dansanya, Endank Soekamti yang tampil dengan kostum tematik: pahlawan Jawa, meliarkan penonton dengan beat Punk menggelora lalu diakhiri lagu-lagu hits Sheila On7 yang membius. Konser terasa spesial digelar di Kridosono lantaran tempat itu selalu jadi idaman venue konser para musisi Jogja saat merintis karier.

Blackboots

Manyul Blackboots (Foto: Cahyto PE)

Manyul Blackboots (Foto: Cahyto PE)

21 Tahun Blackboots, unit Punk asal Jogja dirayakan dengan membawa kembali band-band lawas satu panggung 24 November 2016 kemarin di Arcaf Cafe Babarsari. DJ Samana, Anti Sosial, Something Wrong, Sistem Rijek, Regal, Rock’nRoll Kiki and The Klan, dan Morning Horny tampil lebih dulu dengan pertunjukkan musik akrobatik nan memabukkan. Setelah itu giliran Kunk (bass), Manyul (vokal), Arya (Gitar), dan Bodong (drum) yang mengokupansi panggung. Mereka tetap sama seperti 21 tahun lalu. Mereka selalu sukses membuat pecinta musik panas hingga akhir pertunjukkan.

Ngayogjazz: Hamamangun Karyenak Jazzing Sasama

Ngayogjazz (Istimewa)

Ngayogjazz (Istimewa)

Menahun sudah Ngayogjazz mampu membuktikan bahwa Jazz tak selalu lekat pada wewangian. Jazz bisa dimainkan dan dinikmati siapa saja dengan gratis. Pun dengan Ngayogjazz ke-10 bertajuk Hamamangun Karyenak Jazzing Sasama di Dusun Kwangon, Godean, Sleman 19 November 2016 lalu. Suasana dusun menyatu dengan musik-musik para musisi Jazz berkelas di tiap panggung. Tak cuma Jazz, Ngayogjazz selalu ramah dengan kesenian daerah di tiap perhelatannya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar

Site Info Site Info