Menunggu Kicau Risau Summerchild di 7 Desember

Oleh azkamaula,

Summerchild meruangkan kerisauan lewat sembilan lagu di panggung estetik.

BERITA JOGJA – Kerisauan laiknya tumor. Jika tak segera diobati bakal membengkak dan menggerogoti tubuh. Summerchild Trio tampaknya tahu betul bahayanya kerisauan itu jika hanya disimpan rapat dalam hati. Yusak Nugroho (Drum), Paulus Ryan (Bass), dan Dhandy Satria (gitar, vokal) pun memuntahkan pendaman kerisauan itu ke dalam album perdana berjudul “Risau”.

Summerchild (Foto: Summerchild)

Summerchild (Foto: Summerchild)

Album yang akan dirilis di atas panggung esteteik IFI LIP Jogja, 7 Desember 2016 itu bakal memperdengarkan kerisauan yang sejak 2015 mereka rasakan. Dari ke-aku-an yang mereka pertanyakan lalu keheranan akan fenomena dan peristiwa memadat di sembilan lagu dalam album. Peluncuran album tersebut akan menampilkan sebuah simulasi, saat mereka bertiga merasakan kerisauan itu dalam kamar yang disulap jadi studio musik.

“Pertunjukan Risau merupakan sebuah nilai tawar yang diberikan Summerchild kepada audiens agar memahami bagaimana sebuah kerisauan dapat diolah sedemikian rupa hingga akhirnya menjadi sebuah lagu yang bisa disuguhkan.” beber Ayu Saraswati, dari tim Summerchild dalam keterangan rilisnya.

Dalam pertunjukkan itu Summerchild akan berbagi panggung kerisauan dengan Uya Cipriyano, Catur Kurniawan, Mengayunkayu, Sishi al Hilal, dan Bodhi IA. Selain karya musik yang akan dipentaskan, Summerchild bersama @Flyingpants.lab juga menggelar pameran artwork yang termuat dalam album perdana mereka.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar

Site Info Site Info