Konser Album Nerv.ous: Kepulangan yang Menyenangkan

Setelah bersenang-senang selama satu malam penuh, Nerv.ous pun langsung berencana untuk melakukan tur ke sejumlah kota di Indonesia

Nervous Band sangat bersenang-senang dalam konser kemarin (Foto: Kresno Bagus)

Nervous Band sangat bersenang-senang dalam konser kemarin (Foto: Kresno Bagus)

BERITA JOGJA – Mei 2016, Nerv.ous pulang dari pengembaraan panjang selama tujuh tahun. Lewat single “Lagu Angsa”, Argha Mahendra (drum), Desiree Aditya (vokal,gitar), Eka Jayani Ayuningtyas (bass,vokal), dan Marcello Whisnu Marhendra (gitar) melepas semua energi yang selama ini tersimpan.

Lagu itu juga jadi bukti pendewasaan bermusik Nervous. Instrumentasi “Lagu Angsa” laiknya “Love” dalam album pertama namun lebih rapi dalam menata ruang bunyi. Sound gitar yang masih merepresentasikan imaji akan ruang angkasa, dentuman bass yang hangat dengan gebukkan drum padat membuat lagu ini nyaman didengar berulang kalimeski menyetelnya dengan volume kencang.

Tidak sampai di sana, kepulangan mereka juga dilanjutkan dengan konser peluncuran album penuh perdana di Institut Francais Indonesia 31 Oktober lalu. Konser ini sekaligus menandai kepulangan kedua mereka ke tempat konser setelah peluncuran mini album di tempat yang sama 2009 lalu.

Kepulangan yang menyenangkan bagi Nervous setelah sekian lama pergi bertapa. Mereka sangat terlihat bersenang-senang sejak masuk ke panggung. Suasana cerah itu menyatu dengan panggung yang dihias ornamen bernuansa kelam dan video mapping karya seniman visual The Departure Raphael Donny.

Aksi Nervous dalam peluncuran album (Foto: Kresno Bagus)

Aksi Nervous dalam peluncuran album (Foto: Kresno Bagus)

“Tahun 2009 kami main di ujung sana, 2016 di sini, mungkin habis ini kami akan main di atas,” Desiree Aditya sambil menunjuk langit-langit auditorium di malam kepulangan itu.

Selama pertunjukan yang diselenggarakan oleh label Yellow Records didukung TNGR ini, Nerv.ous membawakan 11 lagu dari album baru mereka, yang dibagi dalam dua sesi: hitam dan putih. Mereka membagi konser menjadi dua sesi dan dijembatani video karya Anggito Rahman berisi cerita personel band dan kolaborator tentang pembuatan album yang sempat tertunda beberapa tahun ini.

Di sesi kedua yang bertajuk “Nerv.ous and friends”, mereka tampil bersama musisi tamu Danu Kusuma Wardhana yang bermain biola di dua lagu. Farid Stevy, seniman visual dan frontman band FSTVLST yang bertanggung jawab atas desain dan artwork album “Nerv.ous”, didapuk untuk naik panggung di lagu “23”.

Selesainya pertunjukan yang menjadi presentasi album ini seakan menandai lunasnya “hutang” Nerv.ous, khususnya pada teman-teman yang selalu mendukung walaupun mereka sempat tidak aktif sejak akhir 2011. Setelah bersenang-senang selama satu malam penuh kemarin, mereka pun langsung berencana untuk melakukan tur ke sejumlah kota di Indonesia pada awal 2017.

Semoga tak lagi tertunda.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar

Site Info Site Info